radiology-blog.com English

Prinsip Dasar Sinar-X

Sinar-X adalah bentuk radiasi elektromagnetik berenergi tinggi yang dapat menembus tubuh. Memahami prinsip dasarnya membantu Anda membaca hasil rontgen dengan lebih tenang.

Bagaimana sinar-X dihasilkan

Sinar-X dihasilkan oleh tabung sinar-X. Di dalam tabung, elektron dipercepat dengan tegangan tinggi lalu menghantam target logam, sehingga memancarkan radiasi. Operator mengatur tegangan (kV) dan arus (mA) sesuai bagian tubuh yang diperiksa.

Berkas sinar diarahkan ke tubuh pasien. Sebagian sinar menembus jaringan, sementara sebagian lain diserap. Detektor di sisi seberang menangkap sinar yang lolos dan mengubahnya menjadi gambar.

Mengapa tulang tampak putih dan udara tampak hitam

Setiap jaringan menyerap sinar-X dalam jumlah berbeda, tergantung kepadatannya. Tulang yang kaya kalsium menyerap banyak sinar sehingga tampak putih (radiopak). Udara di paru-paru menyerap sangat sedikit sehingga tampak hitam (radiolusen).

Perbedaan serapan inilah yang membentuk kontras pada gambar. Radiolog membedakan struktur seperti tulang rusuk, jantung, dan diafragma dari perbedaan tingkat keabuan.

Keamanan dan dosis

Sinar-X adalah radiasi pengion, sehingga paparannya perlu dibatasi. Dosis tiap pemeriksaan berbeda. Rontgen dada termasuk yang paling rendah, sedangkan pemeriksaan perut atau panggul memberi dosis lebih tinggi.

Dokter selalu menimbang manfaat diagnosis terhadap risiko radiasi. Pemeriksaan berulang sebaiknya dibicarakan dengan dokter agar hanya dilakukan bila benar-benar diperlukan.

Poin penting

Informasi edukatif, bukan pengganti saran dokter.

Rontgen Thorax →