CT Abdomen dan Panggul
CT abdomen dan panggul menilai organ perut seperti hati, ginjal, limpa, pankreas, dan usus, serta organ panggul. Pemeriksaan ini sangat berguna untuk nyeri perut, infeksi, dan pemeriksaan tumor.
Organ yang dinilai
CT abdomen dapat memperlihatkan hati, empedu, pankreas, limpa, ginjal, kelenjar adrenal, dan saluran cerna. Pada pemeriksaan panggul, dokter juga dapat melihat kandung kemih, rahim, ovarium, prostat, dan kelenjar getah bening.
Pemeriksaan ini sering dipakai untuk mencari batu ginjal, radang usus buntu (apendisitis), divertikulitis, atau penyebaran tumor.
Kontras intravena dan oral
Kontras intravena memperjelas organ padat dan pembuluh darah. Kontras oral kadang diberikan untuk membedakan usus dari struktur lain. Pasien yang memakai kontras mungkin diminta berpuasa beberapa jam sebelumnya.
Pasien yang memiliki gangguan ginjal atau alergi kontras perlu memberi tahu dokter lebih awal, karena pemberian kontras memerlukan pertimbangan khusus.
Persiapan dan dosis
Persiapan bergantung pada protokol fasilitas dan apakah memakai kontras. Minum air putih dengan jumlah yang dianjurkan biasanya membantu.
Dosis CT abdomen cukup tinggi, sehingga dokter biasanya memesannya ketika informasi dari USG atau rontgen belum cukup untuk membuat keputusan.
Poin penting
- Sering memakai kontras intravena untuk hasil lebih jelas.
- Pasien mungkin diminta minum kontras oral.
Informasi edukatif, bukan pengganti saran dokter.